Jumat, 14 Juni 2013

Terapi untuk al-‘isyq ( Virus Merah Jambu )

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Walaupun efek yang ditimbulkan penyakit al-‘isyq sangat hebat dan sulit melepaskan diri dari jeratannya namun bukanlah suatu hal yang mustahil apabila penderitanya bisa sembuh dan selamat dari penyakit ini. Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: “Sesungguhnya obat itu mujarab bagi orang yang menerimanya. Adapun orang yang yang mencampuradukkannya niscaya obat itu tidak berguna baginya. “ Maka orang yang benar-benar ingin sembuh, dia harus berupaya berobat. Namun jika tidak, niscaya penyakit akan tetap bercokol bahkan bisa jadi bertambah parah.
Berikut ini beberapa terapi yang dapat menyembuhkan dari mabuk asmara:


1.   Ikhlas kepada Allah. Jika seseorang yang terkena penyakit al-‘isyq benar-benar ikhlas dan menghadapkan wajahnya kepada Allah dengan tulus, niscaya Allah akan menolongnya dengan cara yang tiada pernah terlintas di hatinya. Dia akan menyingkirkan segala penghalang menuju jalan taubat.

2.   Berdo’a. Merendahkan diri kepada Allah, secara tulus menyerahkan diri kepada-Nya, ikhlas, dan memohon kepada-Nya dengan segala kerendahan agar disembuhkan dari penyakit.

3.   
Menahan pandangan. Ketika seorang hamba menahan pandangannya maka hati turut menahan syahwat dan keinginannya

4.   Banyak berpikir dan berdzikir. Hendaklah setiap orang senantiasa ingat bahwa seluruh perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban. Seharusnya ia berpikir bahwa perbincangan dengan kekasihnya akan ditanyakan nanti di hari kiamat. Hendaklah dia berpikir betapa malu dirinya kelak ketika Allah mencela perbuatannya.

5.   Menjauh dari orang yang dicintainya, sebab memisahkan diri dan menjauh akan mengusir bayangan orang yang dicintai dalam hatinya. Hendaklah ia bersabar menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit pada awalnya. Seiring dengan waktu, seluruh masalah akan menjadi mudah.

6.   Menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Sebab, mabuk cinta adalah karena kesibukan hati yang kosong. Hatinya akan dipenuhi bayang-bayang kekasihnya. Tetapi ketika ia sibuk dengan hal-hal lain maka cintanya akan memudar, rindunya akan hilang dan akhirnya ia dapat melupakannya.

7.   Menikah, sebab pernikahan itu mencukupi segalanya, penuh berkah dan menjadi solusi. Jika orang yang dicintainya adalah wanita yang mungkin dinikahinya maka hendaklah ia menikahinya. Jika sulit menikahinya hendaklah memohon kepada Allah untuk memudahkannya. Jika ia tak bisa menikahinya karena sebab-sebab tertentu, maka hendaklah ia bersabar dan memohon kepada Allah agar diberi jalan keluar.

8.   Menengok orang sakit, mengiringi jenazah, menziarahi kubur, melihat orang mati, berpikir tentang kematian dan kehidupan setelahnya.

9.   Senantiasa menghadiri majelis ilmu, duduk bersama orang-orang zuhud dan mendengar kisah-kisah orang shalih.

10.   Memangkas habis ambisi dengan membuang rasa putus asa disertai dengan keinginan keras untuk dapat menundukkan hawa nafsu.

11.   Selalu konsisten menjaga sholat dengan sempurna, menjaga kewajiban-kewajiban sholat, baik berupa kekhusyukan dan kesempurnaannya secara lahir dan bathin.

12.   Menjaga kharisma agar tidak jatuh kepada kedudukan yang hina dina, tidak jatuh dalam perbuatan yang tercela dan segala bentuk yang dapat menghalangi keutamaan. Orang-orang yang memiliki harga diri tidak pernah mau terikat menjadi budak sesuatu. Lihat saja, betapa hawa nafsu menyebabkan orang-orang mulia menjadi hina.

13.   Menjaga kemuliaan diri, kesucian dan menjaga kehormatannya. Hal ini akan membuat seseorang jauh dari perkara yang akan meruntuhkan harga dirinya ataupun yang akan menjatuhkan martabatnya.

14.   Membayangkan cela yang terdapat pada diri orang yang dicintainya. Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: “Sesungguhnya manusia penuh dengan najis dan kotoran. Dan orang yang dimabuk cinta melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Karena cinta, ia tidak dapat melihat aib kekasihnya. Sebab hakikat segala sesuatu dapat disingkap dengan timbangan yang adil. Sementara yang menjadi penguasa atas dirinya adalah hawa nafsu yang zhalim. Itu akan menutupi seluruh cela hingga akhirnya orang yang dilanda cinta melihat kekasihnya yang jelek menjadi jelita. “

15.   Memikirkan akan ditinggal pergi orang yang dicintainya, baik ditinggal mati atau ditinggal pergi tanpa keinginannya atau ditinggal karena sudah bosan.

16.   Memikirkan akibat perbuatannya. Orang yang berakal adalah orang yang dapat menimbang apakah cintanya itu akan melahirkan kenikmatan ataukah kesengsaraan.

17.   Hendaknya orang yang ditimpa ujian seperti ini mengetahui bahwa ujian hidup merupakan sebab munculnya nilai keutamaan seseorang. Jika dia bersabar maka akan tampaklah keutamaannya, sempurnalah kemuliaannya dan derajatnya akan meningkat kepada level yang lebih tinggi.

18.   Memikirkan betapa banyak hal-hal yang bermanfaat menjadi luput disebabkan menyibukkan diri dengan cinta seperti ini. Orang-orang yang mulia lebih mengutamakan santapan akalnya, walaupun tabi’atnya berusaha menggiringnya kepada syahwat jasmani.

19.   Melihat konsisi para pemabuk cinta. Bagaimana derita yang mereka tanggung. Bagaimana hidup mereka yang dikucilkan oleh masyarakat. Betapa berantakan segala urusan dunia dan akhirat mereka. Bandingkanlah orang-orang yang menghabiskan hidup untuk cinta buta dengan orang-orang yang memiliki cita-cita yang tinggi dan luhur dan keinginan yang kuat.

Demikanlah di antaranya obat-obat yang dapat menangkal dan menyembuhkan penyakit mabuk asmara. Seperti yang telah disebutkan di atas, semua obat ini tidak akan manjur bila yang melakukannya tidak berusaha dengan sungguh-sungguh ingin sembuh dari penyakitnya. Kita bermohon kepada Allah agar menjauhkan kita dari jalan-jalan kehancuran dan membimbing kita kepada kebaikan dunia dan akhirat.
Wallahu a’lam


*Diringkas dari kitab Al-‘isyq, Bila Hati Dimabuk Cinta karya Muhammad Ibrahim Al-Hamd, penerbit Pustaka At Tibyan Solo

Written by ummu faaizah   
Sabtu, 23 April 2005

Sabtu, 08 Juni 2013

TA’LIM ISRA’ MI’RAJ

TA’LIM ISRA’ MI’RAJ
Sabtu, 8 Juni 2013
Oleh : Ust. Drs. Syahrial Shaher

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh…

Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj yang jatuh pada 5 Juni kemarin. Fikri asy-syura FK unbarah mengadakan ta’laim yang diselenggarakan di masjid Jabal Rahmah.

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al Israa': 1)

Rasulullah saw adalah manusia pilihan Allah yang diutus untuk menjadi teladan bagi umat manusia. Pemimpin terbaik umat ini, saya teringat akan sebuah kata-kata “engkau tidak akan bisa menjadi pemimpin jika tidak mencintai orang-orang yang engkau pimpin” Rasulullah saw adalah sosok pemimpin yang sepatutnya dicontoh para pemimpin-pemimpin sekarang. Hingga akhir hayat beliau, yang terucap menjelang sakaratul maut adalah “umatku umatku , solat solat, jaga wanita”

Subhanaallah, beliau adalah pejuang hak-hak wanita. Rasulullah saw menyadarkan kita akan keutamaan-keutamaan wanita. Rasulullah saw membawa peringatan kepada manusia, untuk apa peringatan tersebut, 1) supaya mereka ingat, karena manusia bersifat pelupa 2) supaya ada perubahan pada diri manusia , Allah ingin melihat apakah ada kesadaran , setelah didatangkan peringatan mis: berupa bencana.
Semua itu tidak terlepas pada kehidupan manusia yang hidup dalam tiga dimensi waktu, masa lalu, masa sekarang, dan masa akan datang. Manusia yang baik adalah yang bisa mengambil pelajaran pada masa lalu, dan menjadi lebih baik pada masa sekarang.

Maha suci Allah memperjalankan Rasullullah saw dari masjidil haram ke masjidil aqso, dari masjid ke masjid, dapat kita ambil di sini bahwa masjid adalah tempat istimewa yang mendatangkan nikmat dan keridhaan Allah, di dalamnya manusia akan mendapatkan ketenangan.

Dalam isra’ mi’raj Allah perlihatkan tanda-tanda kebesarannya.
  •    Rasulullah saw dioperasi dan dibersihkan hatinya,
  •  Allah memperlihatkan siksaan nereka , ada orang yang memakan daging busuk itu waktu di dunia mereka suka memakan yang haram, ada yang menyetrika badannya itu waktu di dunia suka mempertontonkan auratnya  
  •  Menerima perintah solat,  betapa istimewanya amalan utama ini, dijemput langsung ke langit, berbeda dengan amalan lain misalnya saja zakat. Zakat wajib bagi semua muslim, tapi ia tak wajib bagi orang yang tak mampu, sementara solat hukumnya wajib bagi siapapun, dalam keadaan apapun, sedang sakit pun kita wajib untuk melaksanakannya, tak sanggup berdiri duduk, tak sanggup duduk berbaring, tak bisa juga dengan isyarat hati, hanya berakhir jika maut menjeput kita.
  • Solat merupakan  tonggak agama ,amalan yang ditanya  pertama kali, amalan yang akan mengantarkan kita ke syurga.

·         Solat adalah media kita untuk mendidik manusia untuk tidak sombong , manusia ini ibarat wc / toilet bejalan , semua isinya kotoran, di mata ada kotoran, di hidung ada kotoran,  dibandingkan dengan kerbau saja , kulitnya bisa jadi kerupuk kulit, dagingnya bisa jadi rending, dan kotorannya bisa digunakan sebagai pupuk.
·         Solat menididik manusia menjadi orang yang jujur,  ketika solat seorang muslim konsisten dengan ketentuan-ketentuan solat, misalanya jumlah rakaat, diasaat solat walau itu dilihat orang atau tidak tetap seorang muslim melakukan sholat dzuhur empat rakaat, tidak ada tiga rakaat. Kejujuran akan mendatangkan ketenangan, dan ketenangan akan mengundang nikmat Allah lebih besar lagi kepada kita.
·         Solat membersihkan jasmani dan rohani .  “solat itu ibarat sungai yang ada di depan pintu rumah seorang muslim ” di sungai itu mandi lima kali sehari apakah dia tidak bersih (dari dosa), subhanallah!
·         Solat mengajarkan manusia untuk sabar. Kesabaran akan mendatangkan kebahagian karena Allah bersama orang-orang yang sabar.

Sesungguhnya saudaraku solat adalah untuk diri kita sendiri bukan untuk orang lain, semoga kita bisa menjadi muslim yang selalu menjaga solatnya, amin

Editor : Masyithah
*mohon maaf jika ada kesalahan dan kejanggalan dalam penulisan kembali ini ta’lim diatas





Total Tayangan Halaman

Our Partners

Dewan Eksekutif Wilayah 1

FulDFK

detikhealth